Selasa, 27 Oktober 2009

iPhone3GS




Setelah menggebrak pasar dengan iPhone 3G, kini generasi lanjutan smartphone tersebut akan segera meluncur. Yuk, kita intip seperti apa seluk beluk iPhone 3G S ini.


Huruf 'S' pada nama iPhone tersebut konon mewakili 'speed' alias kecepatan. iPhone 3G S akan mulai dijual di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat dan Jerman, pada 19 Juni 2009 pada kisaran harga USD 199 (16GB) hingga USD 299 (32GB).



Perbedaan dengan iPhone 3G


Apple senior vice president untuk produk market global, Phil Schiller telah menjelaskan arti huruf 'S' tersebut. "Huruf S berarti adalah kecepatan," ujarnya. Hal inilah yang selalu dikedepankan iPhone dalam penjualan iPhone 3G S. Menurut informasi dari Apple, ini adalah jenis iPhone tercepat di muka bumi, dua kali lebih cepat dan lebih responsif.


Pihak Apple menjelaskan, nantinya aplikasi akan berjalan lebih cepat dari iPhone 3G, bahkan tidak ada jeda waktu ketika berpindah aplikasi. Di sisi lain Safari browser memiliki dukungan kecepatan rendering lebih pada iPhone 3G S ini.


Secepat apakah? Berdasar hasil tes dari pihak Apple, loading pada game memiliki waktu lebih cepat 2,4 kali sementara untuk membuka sebuah attachment memiliki waktu 3,6 kali lebih cepat dari iPhone 3G. Sebelumnya beredar kabar dari t-mobile, bahwa iPhone 3G S akan memiliki RAM sebesar 256 MB dan processors sebesar 600 Mhz, sementara iPhone 3G hanyalah 128 MB/412 Mhz.




Benarkah game iPhone 3 G S lebih sempurna?


"Grafis iPhone 3G S akan berjalan lebih responsif, lebh cepat dan lebih baik," klaim Bob Borchers, Senior Director iPhone product marketing global. Pihak Apple menyatakan iPhone baru ini akan didukung oleh Open GL ES 2.0, sebuah teknologi grafis 3D terbaru bagi ponsel.


Tidak hanya itu saja, iPhone 3G S juga didukung oleh Imagination Technologies PowerVR SGX, sebuah chip yang ditanam di ponsel, yang akan membawa teknologi Open GL ES 2.0 bekerja lebih baik. Hal itu terjadi karena teknologi tersebut bekerja untuk memaksimalkan kemampuan rendering.



Fitur Baru pada iPhone 3G S

  • Kemampuan processor serta RAM yang lebih cepat
  • Penambahan daya tahan baterai
  • Video recording, trimming, dan sharing
  • Kompas digital
  • Voice control
  • Aplikasi built-in Nike + iPod support
  • Kompabilitas HSPA 7.2
  • Open GL ES 2.0
  • Enkripsi hardware


Daya Tahan Baterai


Menurut Apple, baterai iPhone 3G S lebih lama dari versi sebelumnya. Apple menjanjikan iPhone 3 G S mampu menjalankan akses Wi-Fi selama 9 jam, video selama 10 jam, serta 12 jam untuk talk time 2G, sementara untuk 3G hanya mampu bertahan selam 5 jam.



Apakah iPhone 3G S support A2DP dan AVRCP ?


iPhone 3 G S, sama seperti iPhone 3G dengan iPhone software 3.0 telah support A2DP. Teknologi ini mampu melakukan streaming audio melalui bluetooth. tetapi belum ada keterangan resmi dari pihak Apple apakah juga support dengan AVRCP, yang memungkinkan melakukan kontrol audio-video via bluetooth.


detik.com

Kekuatan Sebuah Keinginan



Suatu hari Socrates (469-399 BC), sang philosof, didatangi seorang pemuda yang bertanya tentang bagaimana mencapai kebijaksanaan. Oleh Socrates pemuda itu dibawa ke tepi sungai lalu dibenamkannya kepala pemuda itu kedalam air sampai pemuda itu meronta-ronta karena hampir kehabisan nafas. Setelah si pemuda berhasil mengangkat kepalanya dari air dan menenangkan diri, Socrates bertanya kepadanya, apa yang kamu inginkan ketika hampir kehabisan nafas ? pemuda itu menjawab tentu saja ia sangat menginginkan udara (oksigen maksudnya). Socrates melanjutkan, jika keinginanmu untuk mencapai kebijaksanaan sama kuatnya dengan keinginanmu untuk mendapatkan udara ketika hampir kehabisan nafas dalam air, maka kamu pasti akan mendapatkan kebijaksanaan itu.



Apa yang terkandung dalam kisah Socrates diatas ? menurut saya Socrates menyampaikan betapa pentingnya kekuatan keinginan (The Power of Will) kalau kita ingin mencapai sesuatu. Bukan sesuatu yang berlebihan jika kita katakan, apa yang kita dapatkan berbanding lurus dengan keinginan kita mendapatkannya.

Dalam analisanya mengenai motivasi manusia, Anthony Robbin mengatakan, hanya ada dua yang sebenarnya mendorong setiap tindakan manusia, yakni, mengejar kebahagiaan dan menghindari penderitaan. Sejauh mana kita sungguh-sungguh ingin mendapatkan kebahagiaan atau sejauh mana kita sungguh-sungguh ingin menghindari penderitaan, sekuat itu pulalah keinginan atau will yang kita miliki, dan sejauh itu pula pencapaian yang akan kita dapatkan.

Jadi, kalau kita mengevaluasi hidup dan pencapaian yang telah kita raih sejauh ini, semuanya menunjukkan dengan jelas itulah tingkat will atau keinginan yang berhasil kita kembangkan dalam diri kita selama ini. Kalau kita merasa hidup kita mandek dan tidak bergerak kemana-mana, itulah level atau tingkat will yang ada dalam diri kita, juga mandek dan tidak kemana-mana. Sampai kita berhasil menginginkan sesuatu SAMA KUATNYA seperti kita menginginkan oksigen ketika kita kehabisan nafas, baru pada saat itulah kita mungkin mendapatkan apa yang kita inginkan.

Jadi, kalau ingin mendapatkan sesuatu dalam hidup ini, cobalah tanya diri anda sendiri : Benarkah Anda sungguh-sungguh ingin mendapatkan hal itu ? Apakah Anda “meronta-ronta” untuk mendapatkannya ? Bahkan, apakah anda bersedia dan rela mati untuk mendapatkannya ? Kalau Anda dengan yakin menjawab 100% “YA”, bersabarlah sebentar, Anda pasti mendapatkannya. Namun kalau Anda menjawab “tidak” atau “ragu-ragu”, Anda pun harus bersabar, karena besar kemungkinan Anda tidak pernah mendapatkan apa yang anda inginkan tersebut.

Sampai Anda mampu merubah tingkat “will” Anda, barulah perubahan terjadi dalam hidup Anda. Percayalah :

Sukses sangat ditentukan oleh kuatnya kemauan dari dalam diri sendiri untuk belajar dan bekerja keras, dan meningkatkan kualitas diri. Tantangan atau kendala apapun berusaha diatasi dengan memberikan yang terbaik dan menjalani dengan sungguh-sungguh. "Kekuatan seseorang bukan datang dari kapasitas fisiknya, tetapi dari kemauan yang sungguh-sungguh,"tegas Mahatma Gandhi.



“Tuhan tidak akan merubah nasib seseorang, sampai orang itu merubah nasibnya terlebih dahulu”

Sudahkan teman-teman berkeinginan hari ini lebih baik dari kemarin ?


yoyosuryo.wordpress.com

Senin, 26 Oktober 2009

Kekeliruan Dalam Memandang Masa Muda


Masih amat banyak para pemuda yang jatuh dalam pergaulan yang salah, senang dengan tindakan brutal dan kekerasan, ugal-ugalan, hura-hura dan bahkan kemaksiatan seperti, minum minuman keras, pergaulan bebas dan sebagainya. Termasuk tingkat yang mengkhawatirkan adalah meninggalkan kewajiban yang seharusnya dilakukan oleh setiap muslim yang telah baligh, seperti shalat dan puasa Ramadhan. Alasannya sangat sederhana, yakni memang begitulah seharusnya seorang pemuda itu, kalau tidak demikian namanya bukan anak muda.

Kita semuanya tanpa kecuali pasti menyadari, bahwa masing-masing kita mempunyai kesalahan dan pernah berdosa, terlupa serta khilaf. Hanya saja orang yang mendapatkan taufiq dan mau menyadari kekeliruannya pasti akan bersegera untuk bertaubat dan minta ampun kepada Allah Subahanahu wa Ta’ala. Menyesali perbuatan itu dan berusaha sekuat tenaga untuk tidak mengulangi-nya, sebagaimana difirmankan Allah Subahanahu wa Ta’ala, yang artinya: “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah, dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Rabb mereka dan Surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal” (QS: Ali ‘Imron: 135-136)

Betapa Maha Besarnya Allah Subahanahu wa Ta’ala; Seseorang telah melakukan tindak kekejian, menganiaya diri sendiri, kemudian mau bertaubat, menyesal, minta ampunan dan meninggalkan kemaksiatan itu lalu Allah Subahanahu wa Ta’ala mengampuni dan memberikan untuknya kenikmatan abadi di Surga. Mengalir di bawahnya sungai-sungai, disediakan buah-buahan ranum tak kenal musim, keteduhan dan kedamaian, bidadari yang jelita dan memandang wajah Allah Subahanahu wa Ta’ala Yang Agung lagi Mulia yang merupakan nikmat paling besar bagi penduduk Surga.


Dasar Kekeliruan

Berbagai tindakan menyimpang yang dilakukan para pemuda ternyata memiliki muara yang boleh dikatakan sama, yaitu kekeliruan dalam memahami dan menyikapi masa muda. Hampir sebagian besar pemuda memiliki persangkaan dan persepsi, bahwa masa muda adalah masa berkelana, hura-hura, bersenang-senang, main-main, berfoya-foya dan mengabiskan waktu untuk bersuka ria semaunya.

Untuk menimbang dan memandang dari sudut syar’i dikatakan belum waktunya dan bukan trendnya. Padahal kenyataannya syari’at berbicara lain, yaitu masa muda adalah masa dimulainya seseorang untuk memikul suatu beban tanggung jawab sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah hadits riwayat At-Tirmidzi, bahwa ada tiga golongan yang pena diangkat (tidak ditulis dosanya) yang salah satunya adalah seorang anak hingga ia dewasa (menjadi pemuda). Maka bagaimanakah seorang pemuda muslim yang ketika itu catatan keburukan sudah mulai ditulis malah justru memperbanyak keburukannya?


Yang sebenarnya adalah, masa muda merupakan masa dimulainya seseorang memulai menumpuk dan memperbanyak amal kebajikan, masa menghitung dan introspeksi diri, masa penuh semangat dan jiwa membara untuk membangun dan beramal sebanyak-banyaknya. Masa di mana segenap kemampuan dan tenaga dicurahkan serta masa yang penuh dengan kesempatan emas untuk melakukan berbagai ketaatan dan kebaikan.

Bentuk-Bentuk Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemuda, antara lain:

  1. Meremehkan Kewajiban
  2. Terlalu Menuruti Hawa Nafsu
  3. Menyia-Nyiakan Waktu/Umur
  4. Mabuk-Mabukan dan Mengkonsumsi Narkoba
  5. Merokok
  6. Kebiasaan Rahasia (Onani)
  7. Suka Meniru Trend Orang Kafir (Tasyabbuh)
  8. Hobi Mengumbar Lisan
  9. Durhaka Kepada Kedua Orang Tua
  10. Bangga dengan Perbuatan Dosa
  11. Tidak mensyukuri nikmat Allah dan menyia-nyiakannya.
  12. Mengganggu dan menyakiti orang lain, tidak menghormati yang tua.
  13. Memutuskan hubungan silatur rahim.
  14. Suka mengikuti program obrolan dengan lawan jenis via telepon.
  15. Menunda taubat dan panjang angan-angan.
  16. Terlalu banyak tertawa dan bercanda
  17. Bergaul dengan teman yang buruk perangai.
  18. Tidak perhatian dengan urusan-urusan kaum muslimin.
  19. dsb.

Sumber Rujukan: “Min Akhtha’ Asy Syabab” Qism Al-Ilmi Darul Wathan Riyadh

MAAG (GASTRITIS)

Apa itu sakit Maag ?

Gastritis atau yang dikenal dengan penyakit maag adalah suatu keadaan dimana terjadi peradangan pada mukosa (lapisan) dari permukaan lambung. Kadar asam lambung yang berlebihan menyebabkan kerusakan pada dinding lambung. Alhasil, hasilnya adalah perut perih, mual, kembung, dan ya... seperti yang di iklan-iklan obat sakit maag itu lho.

Apa Penyebabnya ?

Lambung adalah salah satu organ pencernaan yang berfungsi untuk mengolah makanan yang masuk sehingga dapat dicerna dan diserap oleh usus. Dalam menjalankan tugasnya lambung menghasilkan zat-zat antara lain asam lambung dan enzim-enzim pencernaan lainnya yang akan menguraikan makanan menjadi zat-zat yang lebih mudah untuk diserap oleh dinding usus. Normalnya didalam lambung terdapat keseimbangan antara asam lambung dan enzim pencernaan yang dihasilkan, namun bila keseimbangan itu terganggu misalnya terdapat kelebihan kadar dari asam lambung maka akan terjadi kerusakan pada dinding lambung yang disebut dengan gastritis

Lambung

Kelebihan asam lambung disebabkan oleh pola makan yang tidak teratur. Kerusakan pada dinding lambung juga disebabkan oleh obat-obatan atau alkohol, misalnya pada orang-orang yang sering mengkonsumsi obat-obatan seperti aspirin (obat sakit kepala), obat reumatik atau jamu-jamuan dalam jangka lama.

Secara alami lambung akan terus memproduksi asam lambung setiap waktu dalam jumlah yang kecil, setelah 4-6 jam sesudah makan biasanya kadar glukosa dalam darah telah banyak terserap dan terpakai sehingga tubuh akan merasakan lapar dan pada saat itu jumlah asam lambung terstimulasi. Bila seseorang telat makan sampai 2-3 jam, maka asam yang menumpuk dalam lambung akan semakin banyak dan berlebih. Hal ini dapat menyebabkan luka atau iritasi pada dinding lambung sehingga timbul rasa perih. Makanan yang terlalu pedas atau asam tentu saja akan membuat luka lambung terasa perih.

Gejala klinis

Keluhan yang sering muncul biasanya berupa nyeri didaerah perut kiri atas yang nyeri sewaktu-waktu dan sering kambuh atau timbul saat lapar dan hilang setelah makan atau pemberian obat antasida, mual, kembung dan muntah-muntah. Apabila peradangan lambung yang terjadi cukup luas dan dalam dapat timbul gejala muntah darah atau bahkan buang air besar yang disertai darah yang berwarna kehitaman.

Pengobatan

Obat-obatan yang biasanya diberikan dokter bertujuan untuk mengembalikan kesimbangan asam dalam lambung baik berupa obat-obat yang menetralkan asam lambung seperti antasida atau yang mengurangi produksi dari asam lambung yang ada seperti cimetidine atau ranitidine.

Obat-obat untuk maag umumnya dimakan 2 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan. Adapun tujuan obat tersebut diminum 2 jam sebelum makan adalah untuk menetralisir asam lambung karena pada saat tersebut penumpukan asam di dalam lambung telah cukup banyak dan pada orang yang menderita maag didalam lambungnya telah terjadi luka-luka kecil di dinding lambung yang apabila terkena asam dalam jumlah cukup banyak akan menimbulkan keluhan perih, sedangkan obat yang diminum 2 jam sesudah makan bertujuan untuk melindungi dinding lambung dari asam yang akan terus diproduksi. Selama 2 jam sesudah makan asam yang ada dilambung akan terpakai untuk mencerna makanan sehingga ternetralisir dan tidak melukai dinding lambung namun setelah 2 jam lambung kembali akan memproduksi asam padahal makanan yang telah dicerna didalam lambung mulai kosong dan masuk ke usus.

Tindakan dokter untuk anda:

  • Memberi resep antasida untuk mengurangi nyeri.
  • Pengobatan khusus biasanya diberikan selama 3 bulan supaya tukak sembuh sempurna.
  • Bila tidak sembuh atau bila timbul komplikasi, mungkin perlu tindakan bedah.

Pencegahan

Pencegahan utama dari gastritis adalah dengan menjaga keseimbangan zat yang ada dalam lambung misalnya dengan mengatur pola makan yang teratur dan tidak mengkonsumsi obat-obatan dalam jangka waktu lama, alkohol, atau zat kimia lain yang dapat merusak dinding lambung. Sebaiknya dihindari makanan dengan rasa asam dan pedas.

kapita selekta kedokteran edisi III, media aesculapius, jakarta, 2000

Cinta dan Perkawinan Menurut Plato

Plato

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, "Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?


Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta". Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.


Gurunya bertanya, "Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?"


Plato menjawab, "Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik)"


"Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya", lanjutnya.


Gurunya kemudian menjawab " Jadi ya itulah cinta"


Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, "Apa itu perkawinan? Bagaimana saya bisa menemukannya?"


Gurunya pun menjawab "Ada hutan yang subur didepan sana. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan"


Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar / subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja.


Gurunya bertanya, "Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?"


Plato pun menjawab, "sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya"


Gurunyapun kemudian menjawab, "Dan ya itulah perkawinan"


Renungan :


Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih. Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan... tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur. Terimalah cinta apa adanya.


Perkawinan adalah kelanjutan dari Cinta. Adalah proses mendapatkan kesempatan, ketika kamu mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya, Ketika kesempurnaan ingin kau dapatkan, maka sia2lah waktumu dalam mendapatkan perkawinan itu, karena, sebenarnya kesempurnaan itu hampa adanya.